Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gejala Masuk Angin Bisa Sembuh dengan Kerokan, Apa Iya?

Halo sobat! Tampaknya hampir semua orang pasti pernah merasakan gejala masuk angin. Meskipun sering disebut sebagai penyakit, sebenarnya tidak ada istilah medis khusus untuk menyebut masuk angin. Bahkan, masuk angin tidak bisa dibilang sebagai sebuah penyakit.

Umumnya, saat seseorang mengalami masuk angin, tubuh akan merasakan nyeri otot, pegal, menggigil, demam, perut kembung, hingga hilang nafsu makan. Banyak orang yang percaya kalau kerokan bisa membantu menyembuhkan masuk angin. Tapi, benarkah begitu?

Penyebab Gejala Masuk Angin

Salah satu penyebab masuk angin yang paling populer adalah terkena hujan atau terkena angin. Karena itu, saat memasuki musim hujan biasanya akan semakin banyak orang yang mengalami masuk angin. Tapi ternyata, hujan dan angin bukanlah penyebab utama gejala masuk angin.

Saat musim hujan, paparan sinar matahari biasanya juga akan berkurang. Sehingga, tubuh memproduksi vitamin D lebih sedikit. Akibatnya, daya tahan tubuh juga ikut melemah. Apalagi jika dibarengi dengan aktivitas yang padat, kurang tidur, dan asupan makan yang tidak diperhatikan.

Gabungan kondisi tersebut menyebabkan daya tahan tubuh melemah sehingga tubuh lebih mudah terserang penyakit. Termasuk berbagai penyakit ringan yang umum disebut sebagai masuk angin.

Bagaimana Cara Mencegah Masuk Angin?

Pada dasarnya, gejala masuk angin biasa merupakan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh imunitas tubuh yang menurun. Karena itu, cara terbaik untuk mencegah masuk angin adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh.

Menjalankan gaya hidup sehat dan menjaga protokol kesehatan bisa menjadi langkah sederhana untuk mencegah masuk angin dan penyakit lainnya. Pastikan sobat mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih dan tidur yang cukup, serta mengonsumsi vitamin untuk menjaga sistem imun.

Melakukan olah raga rutin dan mengenakan jaket atau pakaian tebal juga dapat membantu menurunkan risiko masuk angin. Apalagi jika ditambah dengan kebiasaan baik lain seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Bagaimana Cara Mengatasi Masuk Angin?

Ada kalanya, sobat tetap mengalami gejala masuk angin meskipun sudah melakukan tindakan pencegahan. Jika ini terjadi, Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi masuk angin yang bisa dilakukan:

1. Lebih Banyak Minum Air Putih

Beberapa orang bisa saja mengalami masuk angin yang disertai muntah dan diare. Hal ini dapat menghabiskan cairan tubuh. Karena itu, pastikan untuk minum air putih dalam jumlah yang lebih banyak. Sehingga tubuh tetap terjaga dan terhidrasi.

2. Minum Air Hangat

Cobalah mengkonsumsi lebih banyak minuman hangat. Sobat juga bisa menambahkan madu dan jahe sebagai penambah rasa atau untuk menghangatkan tubuh.

3. Cukup Istirahat

Istirahat dan tidur cukup adalah kunci utama kesembuhan saat masuk angin. Tidur yang cukup membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Sehingga proses pemulihan berjalan dengan lebih optimal.

4. Konsumsi Obat Penurun Panas

Sebenarnya, tidak ada obat masuk angin khusus. Tapi, sobat bisa mengonsumsi obat penurun panas atau anti nyeri, misalnya paracetamol. Selain itu, pastikan juga untuk menghindari konsumsi kafein atau alkohol.

5. Kerokan

Meski belum terbukti secara ilmiah, banyak orang yang menganggap kerokan bisa menghalau gejala masuk angin.

Cara Kerokan yang Benar

Kerokan saat sakit dipercaya dapat membantu dan membuat badan terasa lebih enak. Tapi, apakah sobat sudah mengetahui cara kerokan yang benar?

1. Bersihkan Koin atau Media Gores

Pastikan koin atau media gores kerokan masuk angin sudah bersih. Setidaknya, bersihkan media tersebut dengan sabun dan air mengalir.

2. Gunakan Minyak Atau Lotion

Penggunaan lotion atau minyak membuat kerokan jadi lebih mudah dan mengurangi risiko cedera.

3. Jangan Menggores Terlalu Kencang

Setiap orang memiliki ambang nyeri yang berbeda. Jangan menggores kerokan terlalu kencang hingga orang tersebut merasa sakit.

4. Jangan Kerokan Setelah Operasi

Pastikan sobat tidak mengalami operasi dalam 6 minggu terakhir sebelum kerokan.

5. Jangan Kerokan Jika Memiliki Gangguan Pembekuan Darah

Jika sobat memiliki gangguan pembekuan darah atau mengonsumsi obat pengencer darah, kerokan saat masuk angin sebaiknya dihindari.

Nah, itulah beberapa hal mengenai penyebab, cara mengatasi, dan cara kerokan yang benar saat mengalami gejala masuk angin. Semoga membantu!

Merasa Artikel Ini Bermanfaat? Silahkan Share atau Bagikan Artikel ini dengan Klik Tombol-tombol Di Bawah Agar Bisa Bermanfaat Juga Untuk Orang Lain :) Terimakasih!