Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Alasan Pusing Kepalaku Secara Medis dan Non-Medis

Halo Sobat! Pasti sobat pernah merasa pusing kepala yang menyebalkan. Dari pusing kepala ringan hingga pusing kepala yang mengganggu. Biasanya, apa yang sobat lakukan saat mengalami rasa pusing tersebut? Daripada sekedar mengeluh, “Aduh, pusing kepalaku!” Lebih baik menemukan penyebab dan sarana untuk mengatasi pusing tersebut.

Pusing Kepalaku


Kenapa Kepalaku Pusing?

Sebenarnya, ada banyak sekali alasan kenapa rasa pusing bisa muncul. Baik dari segi medis maupun non-medis. Melalui artikel ini, sobat bisa mengetahui penyebab kenapa pusing kepalaku yang sering dialami oleh banyak orang dan apa yang harus dilakukan jika kepala pusing.

Penyebab Kepala Pusing Segi Non-Medis

Umumnya, ada beberapa penyebab kenapa kepalaku pusing dari segi non-medis. Seperti berputar dengan cepat, berdiri atau duduk terlalu cepat, atau melakukan latihan olah raga dengan intensitas tinggi.

Sangat wajar mengeluh pusing kepala setelah sobat melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Bahkan tidak jarang ada orang yang merasa pusing sampai mual. Jika sobat mengalami pusing karena aktivitas, sobat bisa berhenti atau beristirahat sebentar. Secara perlahan, rasa pusing di kepala akan berkurang.

Penyebab Kepala Pusing Segi Medis

Banyak orang yang menganggap kalau pusing adalah sebuah penyakit. Anggapan ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Sering kali, pusing atau bahkan sakit kepala hanyalah gejala yang diakibatkan oleh kondisi medis tertentu.

Ada beragam kondisi medis yang bisa menyebabkan timbulnya pusing. Di antaranya adalah kondisi berikut ini:

1. Migrain

Saat mengalami migrain, seseorang akan merasa sakit kepala dan nyeri berdenyut di satu sisi kepala. Beberapa orang juga mengalami pusing kepala sebelum atau saat mengalami migrain. Jika sobat pernah atau sering mengalami pusing seperti ini, sebaiknya sobat segera memeriksakan diri ke dokter.

2. Stress dan cemas

Banyak orang yang mengeluh, “Ah, pusing kepalaku!” saat menagalami stress atau cemas. Bagi beberapa orang, keluhan tersebut bukan sekedar ungkapan, tapi benar-benar merasakan pusing yang sesungguhnya.

Saat seseorang merasa stress, otak akan melepaskan hormon yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Akibatnya, detak jantung meningkat dan pernapasan menjadi dangkal. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa pusing atau pening kepala.

3. Mabuk kendaraan

Bagi beberapa orang, berada di kendaraan bisa menyebabkan mual. Kondisi ini disebabkan karena gerakan berulang yang dialami saat berkendara. Baik saat berada di dalam mobil, pesawat, atau kapal. Gerakan ini menyebabkan struktur telinga bagian dalam terganggu dan menimbulkan reaksi seperti pusing atau mual.

Cara mengatasi kepala sering pusing akibat berkendara sebenarnya cukup mudah. Ada banyak obat yang bisa sobat beli secara bebas di apotek atau toko terdekat. Biasanya, obat tersebut juga akan menimbulkan efek mengantuk. Karena itu, hanya minum obat anti mabuk kendaraan hanya saat menjadi penumpang.

4. Penyakit Autoimmune in Ear Disease (AIED)

Seseorang yang mengalami AIED biasanya mengalami gejala seperti pusing, dering di telinga, atau kehilangan keseimbangan dan koordinasi. Meski begitu, untuk mengetahui apakah sobat mengalami AIED atau tidak, diperlukan serangkaian tes dan pemeriksaan lengkap.

Pada kondisi AIED, sistem imun seseorang menyerang telinga bagian dalam secara keliru. Hal ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran dan bahkan berkembang menjadi penyakit auto imun lainnya. Karena itu, jika sobat mengalami kepala pusing berhari-hari, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

5. Penyakit jantung atau Stroke

Orang yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular seperti jantung atau stroke bisa mengalami pusing kepala yang mengganggu. Namun, tidak semua orang yang pusing pasti memiliki sakit kardiovaskular.

Biasanya, keluhan pusing kepalaku pada penderita jantung atau stroke juga dibarengi dengan gejala lain. Seperti sesak napas, detak jantung tidak teratur, sesak, batuk terus menerus, cairan berlebih di tangan atau kaki, lelah, mual, dan muntah.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa menjadi sebab pusing kepalaku baik secara medis ataupun non-medis. Untuk mengetahui lebih pasti penyebab pusing, akan lebih baik jika sobat langsung memeriksakan diri ke dokter. Terutama jika keluhan telah berlangsung lama.

Merasa Artikel Ini Bermanfaat? Silahkan Share atau Bagikan Artikel ini dengan Klik Tombol-tombol Di Bawah Agar Bisa Bermanfaat Juga Untuk Orang Lain :) Terimakasih!